budidaya bandeng

Cara Memilih Bibit Ikan Bandeng untuk Budidaya

Bagi anda yang hendak memulai usaha budidaya ikan bandeng lamongan, sangat penting untuk mengetahui bagaimana cara memilih bibit ikan bandeng lamongan sebab keberhasilan budidaya ikan bandeng lamongan sangat ditentukan oleh apakah bibit ikan yang dipilih berkualitas atau tidak. Jika tidak maka nantinya ikan akan mudah stress, sakit, terserang hama, dan cepat mati. Lalu bagaimana cara memilih bibit ikan bandeng lamongan? Berikut ulasannya alias tips tips nya yang perlu Anda ketahui terlebih dahulu:

 

1. Penjual Benih Terpercaya

Bibit ikan bandeng lamongan biasanya didapatkan dari pihak ketiga yaitu penjual. Jika anda mengambil dari pihak ketiga, perhatikan dengan seksama apakah penjual terpercaya atau tidak. Ini adalah filter pertama yang dapat menentukan apakah bibit ikan berkualitas atau tidak. Jangan mudah terkecoh dengan harga murah dibawah pasaran sebab jika benih yang dibeli tak sesuai harapan maka yang terjadi adalah kekecewaan.

Kalau memungkinkan, belilah dari pembudidayanya langsung sebab pilihan ikan akan sangat banyak, tak ada aktivitas transportasi yang dilalui bibit yang dapat merusak kualitas bibit ikan bandeng lamongan ini.

Selain itu, terkadang penjual bibit ikan yang nakal, memberikan jumlah ekor yang tidak sesuai dengan yang ditawarkan, terlebih perhitungan 1 rean di tiap tiap daerah memiliki pakem yang berbeda, ada yang 4000 ekor untuk 1 rean, ada juga yang 5000 ekor untuk hitungan 1 reannya. Jadi pastikan terlebih dahulu untuk penyesuaian jumlah ekor bibit ikan yang anda beli.

budidaya bandeng

2. Sehat dan Tidak Cacat

Ini adalah faktor terpenting dalam memilih bibit ikan bandeng lamongan. Untuk mengetahui kondisi fisik dan apakah ada kecacatan adalah dengan melihatnya langsung secara fisik. Jika bentuknya tak wajar mungkin bibit ikan bandeng lamongan tersebut mengalami kecacatan atau terkena penyakit.

Jika ikan yang dipilih terkena penyakit, nantinya tak hanya berbahaya bagi bibit ikan tersebut namun juga bagi bibit ikan yang lainnya sebab penyakit dapat tersebar dan menular dengan mudah. Ikan bandeng lamongan sendiri berbentuk seperti torpedo dengan sirip bercabang dua, mempunyai warna perak menyala dan lubang hidung di depan bagian mata.

Tips singkatnya, bibit ikan akan bergerak aktif jika disentuh kemasan plastiknya, tidak lemas atau diam saja. Namun, pastikan kembali bahwa bibit ikan sedang tidak dalam kondisi dibius ya, karena beberapa penjual membius ikan terlebih dahulu saat hendak dikirim, agar ikan tidak mudah stress saat perjalanan, terlebih dalam udara terbatas hingga goncangan air.

Pembiusan terbilang lumrah, dan hanya bertahan selama beberapa jam saja, sehingga nanti jika sudah bius habis, ikan akan aktif kembali. Pastikan untuk mengganti air saat ikan telah tiba dari pengiriman ya.

 

3. Ukuran Benih Sama

Sebisa mungkin untuk memilih benih yang mempunyai ukuran yang sama supaya nantinya pakan dapat tersebar secara efektif dan menghindari perebutan makanan yang sangat merugikan. Jika itu terjadi maka akan ada timpang ukuran ikan. Yang besar akan semakin besar, dan yang kecil tak dapat menjadi besar.

 

4. Terbebas dari Penyakit

Periksalah kesehatan bibit ikan bandeng lamongan secara seksama dari sisi kesehatannya agar nantinya dapat dideteksi kemungkinan adanya virus, jamur, parasit, dan bakteri pada tubuh ikan. Penyakit pada ikan amat berbahaya sebab dapat dengan mudah menyebar ke ikan lainnya sehingga menyebabkan mati massal. Jadi apabila anda menemukan ada yang aneh dari fisik dan kondisi bibit ikan bandeng lamongan tersebut, jangan dipilih.

Jika anda kurang mumpuni dalam memilih bibit ikan bandeng lamongan, mintalah saran dari orang yang berpengalaman. Bagi para pemula, memilih bibit ikan bandeng lamongan adalah kegiatan yang cukup menyulitkan sebab bagi pemula, semua bibit ikan bandeng lamongan terlihat sama.