Contoh Artikel Pendidikan yang dapat Anda Ikuti

Pendidikan adalah topik yang menarik untuk dibahas terlebih kondisi pendidikan di Indonesia jauh dari kata ideal, maka pembahasan dapat dikupas lebih jauh, banyak, dan mendalam. Setiap aspek dalam pendidikan layak untuk dibahas sehingga tulisan mengenai pendidikan tak akan kering jika terus dibahas.

Artikel pendidikan mudah kita jumpai di media online dan sangat umum dibahas di berbagai media. Artikel pendidikan memuat pembahasan tentang pendidikan dalam satu aspek sebab mustahil membahas seluruh aspek pendidikan secara menyeluruh.

Apabila anda hendak menulis artikel pendidikan, anda datang di tempat yang tepat sebab disini kami akan memberikan contoh artikel pendidikan yang dapat anda ikuti. Berikut contoh artikel pendidikan yang dapat anda ikuti:

Mendidik Tidak Sama dengan Mengajar

Kesalahan umum yang sering disalah artikan adalah tentang pendidikan dan pengajaran. Pendidikan adalah proses mendidik peserta didik agar dapat menjadi pribadi yang memiliki pemahaman yang baik, sikap yang baik, dan perilaku yang baik. Sedangkan pengajaran adalah proses memberikan bahan pengajaran kepada orang lain agar orang tersebut dari awalnya tidak tahu menjadi tahu melalui proses pengajaran.

Dimensi yang dibahas dalam pendidikan adalah seluruh aspek jiwa dan raga peserta didik sedangkan dalam pengajaran hanya terfokus pada pemahaman dan pengetahuan saja. Seseorang yang berpengetahuan akan dapat membedakan suatu hal satu dengan yang lainnya, memanfaatkan pengetahuan itu, dan memberikan pengetahuan tersebut kepada orang lain.

Setelah mengetahui mengenai perbedaan mendidik dan mengajar, lalu bagaimana dengan kondisi di Indonesia sendiri? Di Indonesia sendiri penekanan pada aspek pengetahuan sangat ditekankan padahal pengetahuan tak berdampak terlalu besar jika dibandingkan dengan sikap dan perilaku seorang di masa depan. Sikap dan perilaku sebaiknya ditekankan di sekolah dengan berbagai metode mengajar, seorang siswa akan dapat mengembangkan sikap dan perilakunya menjadi lebih baik, meningkatkan kreativitas, sosial, kognitif, dan psikomotorik.

 

Transfer of knowledge dalam mengajar bukan tidak lebih baik dari pengembangan karakter, namun sebaiknya pengembangan karakter harus dilihat secara utuh tak hanya penekanan pada aspek pengetahuan saja.