manfaat arang untuk kesehatan

Manfaat Arang Untuk Kesehatan, Benarkah Anti Racun?

Anda mungkin pernah mendengar bahwa arang memiliki manfaat untuk kesehatan. Benarkah demikian? Sejauh mana sebenarnya manfaat arang untuk kesehatan? Adakah efek samping yang perlu Anda waspadai dari mengkonsumsi arang?

Pemanfaatan arang untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pengobatan herbal sudah lama dikenal. Tradisi ini dikenal dalam pengobatan tradisional Nusantara, juga dikenal dalam teknik pengobatan ala Tiongkok.

Kali ini kita akan mencoba melihat lebih jauh manfaat arang untuk kesehatan dan kemungkinan efek samping yang mungkin mengancam. Dikutip dari laman herbal deherba.com.

manfaat arang untuk kesehatan

Sejauh mana keamanan arang untuk dikonsumsi

Sebelum membahas lebih jauh soal manfaat arang untuk kesehatan, perlu Anda pahami bahwa arang yang boleh dikonsumsi jelas bukan arang yang selama ini Anda kenal. Arang yang secara awam dipahami adalah arang yang berasal dari proses karbonisasi kayu. Ini adalah arang yang digunakan sebagai bahan bakar.

Arang yang dimaksud dalam kacamata medis sebenarnya adalah arang aktif. Meski dalam arang yang Anda kenal sehari hari juga terkandung unsur arang aktif, tetapi unsur residu yang tinggi membuatnya tidak sepenuhnya aman dikonsumsi.

Arang aktif adalah arang yang diperoleh dari proses karbonisasi kayu, tempurung kelapa atau serabut dalam suhu tertentu dan tekanan tertentu, sehingga dihasilkan arang dengan pori halus yang sifatnya menarik unsur asing untuk masuk meresap ke dalam pori arang.

Sifat ini masih akan muncul bahkan ketika arang bongkahan dibuat menjadi unsur mikro atau elemen kecil. Sehingga ketika dicampurkan dengan zat lain, sifat menyerap zat atau unsur asing masih ada di dalamnya.

Selain arang aktif, sebenarnya arang yang lazim Anda temukan tidak 100% aman. Bisa jadi di dalamnya terkandung hasil karbonisasi dari unsur non-organik yang justru bisa membahayakan tubuh. Meski, karena sifatnya sebagai karbon tubuh cenderung tidak akan menyerapnya.

Manfaat Arang untuk Kesehatan Tubuh

Sebagaimana dijelaskan arang aktif tidak dapat diserap tubuh. Mekanisme tubuh mendeteksi arang sebagai karbon yang tidak perlu diserap. Namun arang aktif ini akan menarik toksin yang ada dalam tubuh dan membawanya keluar bersama dengan feses.

Manfaat arang untuk kesehatan sebagai pengikat toksin dan unsur asing ini telah diakui dalam uji klinis. Itu sebabnya penggunaan arang aktif atau active charcoal banyak ditemukan dalam dunia medis.

Arang aktif dapat bekerja mengikat zat-zat kimia yang bersifat anorganik dan toksin. Sehingga secara medis banyak digunakan sebagai terapi untuk kasus keracunan pencernaan, overdosis obat hingga kasus keracunan obat.

Dalam riset terbatas juga ditemukan adanya potensi arang aktif dalam menarik lemak dan kolesterol jahat. Juga adanya potensi arang untuk mengurangi efek kembung atau kelebihan asam lambung. Namun masih diperlukan riset mendalam terkait hal tersebut.

Apa Efek Samping Mengkonsumsi Arang?

Sebagaimana dijelaskan di atas, bila yang Anda konsumsi adalah arang pada umumnya, jelas tidak dapat dijamin keamanannya 100%. Ada potensi kontaminasi unsur asing dan anorganik yang mungkin berbahaya.

Selain itu sebenarnya, khasiat dari arang aktif hanya bekerja pada pencernaan. Bilamana unsur toksin sudah masuk dalam peredaran darah, arang tidak lagi dapat bermanfaat. Arang tidak bekerja pada peredaran darah, melainkan hanya pada pencernaan.

Justru arang aktif yang dikonsumsi pada saat pencernaan tidak mengandung toksin bisa menyebabkan arang mengikat unsur nutrisi dalam pencernaan. Akibatnya nutrisi yang seharusnya diserap tubuh malah turut dibuang ke dalam feses.

Meski ada manfaat arang untuk kesehatan, beberapa orang juga mungkin bereaksi pada unsur arang aktif. Seperti muncul rasa mual, kembung, perut tidak nyaman, hingga efek tersedak. Jadi selalu pastikan Anda mengonsumsi arang aktif dengan cermat. Anda tidak perlu rutin mengonsumsi arang karena justru menyebabkan resiko kekurangan nutrisi tubuh.