peluang usaha sabut kelapa

Peluang Usaha Sabut Kelapa dan Ide Usaha yang Bisa Kamu Jadikan Referensi

Peluang usaha sabut kelapa bisa kita manfaatkan dengan baik untuk menghasilkan uang lebih. Setelah kelapa dan juga airnya dipakai, umumnya sabut kelapa dibuang begitu saja. Namun, bagi sebagian orang yang mengerti manfaat dari sabut kelapa sudah pasti akan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin.

Saat ini, sabut kelapa sedang populer dipakai untuk media tanam dan pupuk. Untuk itu kamu bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk turu mengolah sabut kelapa menjadi produk yang bisa menghasilkan cuan.

 

Ide Usaha Sabut Kelapa

peluang usaha sabut kelapa

Untuk memulai usaha sabut kelapa sebenarnya tak membutuhkan modal yang besar. Kamu hanya perlu mencari sabut kelapa sebagai bahan dasar produksinya. Kamu bisa memanfaatkan mesin pengurai sabut kelapa dalam proses produksinya.

Dengan memakai mesin sabut kelapa, proses produksi akan lebih mudah dan juga cepat. Berikut ini beberapa ide usaha sabut kelapa yang bisa kamu jadikan referensi dalam memulai usaha sabut kelapa, antara lain :

1. Cocofiber atau Serat Sabut Kelapa

Dalam perdagangan dunia umumnya serat sabut kelapa disebut dengan coco fiber, coir yarn, coir fiber, coir mats dan juga rugs, yang merupakan hasil produk olahan.

Seperti yang sudah kita ketahui, umumnya serat kelapa hanya dipakai untuk bahan baku pembuatan sapu, tali, keset, dan beberapa alat rumah tangga yang lainnya.Di beberapa marketplace, serat kelapa dijual dengan harga kisaran Rp. 10.000 per kgnya.

Perkembangan teknologi yang terus maju, sifat fisika – kimia serat, dan juga kesadaran pelanggan untuk kembali memakai bahan alami, menjadikan seta ini dipakai untuk menjadi bahan baku pembuatan karpet, kasur, jok, bantal, hardboard, dan dashboard kendaraan.

Serat ini juga dipakai untuk mengendalikan erosi. Biasanya serat juga diproses untuk dibuat menjadi Coir Fiber Sheet yang umumnya dipakai untuk lapisan spring bed, kursi mobil, dan lain sebagainya.

2. Cocopeat atau Serbuk Sabut Kelapa

Cocopeat atau yang dikenal sebagai Cocopith atau Coir pith adalah sabut kelapa yang diproses menjadi butiran gabus. Cocopeat merupakan media tanam yang asalnya dari sabut kelapa. Di masa pandemi, banyak orang yang gemar menanam dan merawat tanaman.

Dengan tren menanam tanaman itu, cocopeat dicari oleh banyak orang. Harga jual cocopeat di beberapa marketplace yaitu kisaran Rp 5000 sampai Rp 8.000. Kelebihan media tanam yang satu ini yaitu bisa menahan kandungan air dan juga unsur kimia pupuk dengan sangat baik.

Selain itu, cocopeat juga bisa menetralkan keasaman tanah. Karena sifat dan kelebihan tersebut, cocopeat banyak dicari orang untuk dijadikan media tanam yang bagus untuk media tanaman rumah kaca dan juga pertumbuhan tanaman hortikultura.

3. Cocopeat Brick atau Serbuk Sabut Kelapa Padat

Cocopeat brick merupakan pith atau empulur yang dipadatkan menjadi ukuran yang mudah dipakai untuk rumah kaca, landscape, tanaman pot lapangan golf, dan juga untuk mengendalikan erosi. Selain ramah lingkungan, cocopeat brick juga sudah diuji secara luas sebagai tempat atau media pertumbuhan tanaman.

4. Cocopot atau Pot Sabut Kelapa

Pot sabut kelapa adalah media pertumbuhan tanaman yang digunakan secara khusus oleh pertambangan. Selain itu, cocopot ini juga berfungsi menjadi media tumbuh tanaman yang sangat cocok untuk tanaman dalam pot yang unsur haranya sedikit.

Harga jual dari cocopot kisaran Rp. 5.000 sampai Rp. 10.000 per buahnya. Pot yang satu ini mampu menyerap air dengan baik sehingga air bisa lebih merata di seluruh area tanaman dan bisa memberikan ruang lebih untuk pertumbuhan akar ke segala arah.

Oleh sebab itu, tanaman yang tumbuh dalam cocopot bisa menjadi lebih sehat. Cocopot ini terbuat dari lembaran sabut kelapa yang biasa disebut juga dengan cocosheet.