ternak ayam daging

Perhatikan Tips dan Cara Ternak Ayam Daging Ini!

Cara ternak ayam daging atau yang biasa disebut dengan ayam pedaging umumnya mudah, namun dalam peternakan ini kamu harus tahan akan bau yang bisa saja mengganggu kamu atau masyarakat sekitar. Maka dari itu dalam peternakannya kamu perlu benar benar mempersiapkan semuanya, terutama dalam hal tempat.

Ternak ayam daging ini tentu saja bertujuan untuk mengambil daging dari ayam ayam yang diternak. Untuk itu para peternak harus bisa mengenali kebutuhan dari ayam supaya kandungan yang dibutuhkan bisa tercukupi dengan baik.

Membuka usaha ternak ayam daging tentu harus diiringi dengan persiapan yang matang, salah satunya yaitu mengetahui bagaimana cara ternak ayam daging. Untuk kamu yang masih belum tau, kamu bisa menyimak artikel ini sampai habis. Selamat menyimak ya!

 

Ternak Ayam Daging

ternak ayam daging

Ternak umumnya memiliki pengertian yang sama dengan budidaya, yang mana ternak ini berarti merawat hewan dengan baik sampai hewan tersebut bisa memberi keuntungan. Hewan yang dimaksud pada topik kali ini berarti ayam daging.

Yang mana, ayam daging sendiri merupakan ayam yang bisa tumbuh lebih cepat dan bisa menghasilkan daging dengan waktu singkat. Biasanya ayam daging ini disebut atau lebih dikenal dengan ayam pedaging atau broiler.

 

Cara Ternak Ayam Daging

cara ternak ayam daging

Berikut ini akan ditampilkan beberapa cara yang bisa kamu lakukan dan ikuti saat kamu akan menernak ayam daging.

1. Menentukan Lokasi Lahan

Dalam dunia ternak dan budidaya menentukan lokasi untuk lahan merupakan hal yang utama. Dalam penentuannya kamu bisa memilih lokasi lahan yang mudah dijangkau dan bisa dilewati transportasi. Walau begitu kamu juga harus memilih lokasi lahan yang jauh dari pemukiman penduduk namun dekat dengan sumber air.

2. Membuat Kandang

Setelah kamu menemukan lokasi lahan, kamu bisa membuat kandang. Yang mana biasanya para peternak menggunakan 2 jenis kandang yaitu kandang tanpa panggung yang sering digunakan karena pembuatannya mudah dan murah, atau kandang bentuk panggung yang lebih banyak membutuhkan biaya dalam pembuatannya.

Masing masing dari kedua pilihan kandang yang ada pun tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing, sesuai dengan kualitasnya.

3. Melakukan Pembibitan

Untuk melakukan pembibitan kamu setidaknya harus tau dan bisa menyesuaikan beberapa poin yang ada di bawah ini.

  • Gunakan bibit yang aktif, sehat, serta tidak mengalami luka atau cacat.
  • Perhatikan tubuh bibit, kamu harus memilih bibit dengan tubuh yang bulat, gemuk, serta berisi.
  • Pilihlah bibit yang memiliki bulu bersih.
  • Perhatikan juga daerah anus bibit, pilihlah yang tidak kotor dengan mata yang tajam serta hidung yang bersih.

4. Memberikan Pakan

Untuk memberikan pakan, kamu harus benar benar tau bagaimana kebutuhan dari ayam yang kamu ternak. Supaya kandungan yang memang dibutuhkan oleh ayam dagingmu bisa terpenuhi sehingga bisa menghasilkan daging ayam dengan kualitas yang baik.

Jika memang kamu merasa mampu untuk membuatnya sendiri kamu bisa menggunakan bantuan mesin pembuat pakan ayam. Dan dalam pemberiannya kamu juga bisa menggunakan sistem sistem yang ada.

5. Pemeliharaan Ayam Daging

Pada pemeliharaannya kamu bisa memperhatikan bibit ayam terlebih dahulu, khususnya pada 7 hari pertama dengan menggunakan incubator. Pada hari hari setelahnya, kamu bisa mengatur incubator sesuai dengan kebutuhan ayam. Selain itu kamu juga harus membersihkan kandang dengan rutin. Supaya ayam tetap terjaga kesehatannya.

6. Panen dan Sanitasi

Biasanya dalam peternakan ayam daging, kamu bisa memanen hasilnya setelah 30 hari. Dalam panennya kamu bisa menjual atau bisa juga dengan mengolah ayam dagingnya sendiri. Setelah sudah melakukan panen kamu juga jangan lupa untuk melakukan sanitasi atau pengapuran.

 

Tips Ternak Ayam Daging

Jika tadi sudah diberikan cara ternak ayam daging, kini saya juga akan membagikan tips untuk menernak ayam daging supaya bisa menghasilkan daging yang lebih berkualitas.

1. Menentukan Supplier yang Berkualitas

Supplier ini yang akan membantu kamu dalam pencarian bibit. Dengan kamu yang memiliki supplier maka bibit yang kamu punya untuk melakukan ternak ayam ini akan terjamin kualitasnya. Dengan begitu maka pelanggan yang akan membeli ayam daging kepadamu akan melimpah.

2. Perhatikan Makanan dan Kesehatan Ayam

Dengan memperhatikan makanan dan juga kesehatan ayam maka ayam yang kamu ternak akan memiliki daging relative banyak dan tentunya berkualitas. Makanan yang diberikan juga harus mencukupi kebutuhan yang harus terpenuhi pada diri ayam.

Jika kamu ingin membuat pakan sendiri menggunakan bahan bahan alam kamu juga bisa menggunakan bantuan mesin giling sekam, supaya pakan yang diberikan sudah dipastikan baik karena menggunakan bahan bahan alam pilihanmu sendiri. Selain itu juga kamu mengolahnya sendiri.

3. Lakukan Sanitasi dengan Rutin

Sanitasi ini akan sangat berdampak pada ternak berikutnya, sehingga kamu harus benar benar melakukan sanitasi yang benar setelah ternak panen. Sanitasi ini dilakukan untuk menghilangkan hama dan juga bibit penyakit yang ada. Berikut ini cara sanitasi

  • Bersihkan kandang menggunakan air mengalir dengan cara disemprot.
  • Selanjutnya lakukan pengapuran di dinding, lantai, dan sekitaran kandang.
  • Bila perlu semprotkanlah juga formalin yang harus dibiarkan terlebih dahulu selama 10 hari sebelum melakukan ternak  berikutnya.

 

Penutup

Melakukan ternak ayam daging harus dilakukan dengan telaten dan teliti, karena ternak ayam daging ini merupakan ternak konsumsi yang nantinya akan dikonsumsi oleh manusia. Sehingga kualitas dan kebersihannya harus benar benar terjaga. Semoga cara ternak ayam daging yang tadi sudah dibagikan bisa memberikan manfaat dan bisa diikuti dengan baik ya!